
Rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia merupakan masalah serius yang dihadapi Indonesia. Dalam studi komparatif internasional, seperti TIMSS dan PISA, posisi anak-anak Indonesia dalam kemampuan IPA berada pada papan bawah, di bawah banyak negara di dunia, bahkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Oleh karenanya program-program peningkatan kualitas pendidikan, termasuk di dalamnya pendidikan IPA, menjadi salah satu prioritas pengembangan pendidikan di Indonesia, di samping peningkatan akses dan pembenahan manajemen pendidikan.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah belum lama berselang meluncurkan kebijakan strategis yang bertemali faktor instrumental yang penting, antara lain implementasi Kurikulum 2004 dan pencanangan guru sebagai profesi. Sejumlah program telah dan sedang dikembangkan untuk mewujudkan kebijakan-kebijakan Pemerintah tersebut, termasuk di dalamnya pembaruan sistem pembelajaran dan sistem penilaian hasil belajar serta standarisasi kompetensi guru.
Namun demikian, peluncuran kebijakan dan program tidak akan serta merta menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada, apabila para pelaksana di lapangan kurang menangkap secara utuh visi di balik kebijakan itu serta kurang tanggap terhadap tututan perubahan dalam praktek sebagai implikasinya. Oleh karena itu sosialisasi kebijakan dan program Pemerintah, pencerahan tentang langkah-langkah operasional implementasinya di lapangan, serta berbagi pengetahuan dan pengalaman antara pakar dan praktisi dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan, menjadi kebutuhan yang fundamental bagi komunitas pendidikan.
Untuk menfasilitasi terjadinya komunikasi profesional di antara para pengembang kebijakan, praktisi, pakar, dan pemerhati pendidikan IPA, Himpunan Sarjana dan Pemerhati Pendidikan IPA Indonesia (HISPIPAI) bekerjasama dengan FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia, terdorong untuk menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan II. Seminar yang bertema “Membangun Pendidikan IPA Masa Depan yang Kompetitif” dirancang sebagai wahana bagi terjadinya interaksi profesional antar-unsur komunitas pendidikan IPA di Indonesia untuk saling bertukar pikiran, pengetahuan, pengalaman, dan gagasan, untuk mengakselerasi peningkatkan kualitas pendidikan IPA di Indonesia. Seminar ini diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan wawasan yang diperlukan untuk menjadikan pendidikan IPA berkontribusi secara signifikan pada peningkatan kualitas SDM Indonesia.